Day 2 ~ The Alcazar Ladyboy Show

Pagi ini sarapan di hotel.  Ini bukan muslim hotel jadi ga berharap banyak akan menemukan halal food.  Untuk amannya menu sarapan kami: nasi putih, telur ceplok (kalau dadar khawatir isinya macem2), roti tawar dan buah2an.  Begitulah menu sarapan kami untuk beberapa hari kedepan.

Mall buka jam 11 – 23, lebih malam dari jakarta.  Tapi pattaya is never sleep city!.. pagi2 jalan ditepi pantai, sudah banyak turis yg beraktivitas.  Ada yang memilih untuk nyebrang ke pulau2 kecil disekitar pattaya, olah raga pagi atau hanya sekedar main air di pantainya.  Pagi ini, pub mereka pun sudah buka, atau memang tak pernah tutup yah?.. selagi masih ada yang mau minum, hayukk sajalah…

Hari ini kami mencoba moda transportasi umum di pattaya yang mereka sebut songthaew, angkot kalau di depok.  Tarifnya sekitar 10-20 bhat/orang, siapkan uang pas.. karena berapapun yang kamu kasih, ga ada kembalian… Songthaew ini rutenya muter2 ajah, hati2 kalau kita menyebutkan nama hotel atau lokasi, karena akan dianggap carter.  Ada juga motor ojek atau motor yang memang disewakan.  Untuk yang berencana menjelajah diluar rute songthew, sewa motor bisa jadi pilihan.  Harganya 150-200 baht mungkin per hari, karena gw ga nanya detail.

coconut ice & shungthew aka angkot

Rencananya mau ke museum Ripley’s believe it or not!.. lokasinya di mall royal garden lantai paling atas. Mungkin karena sudah masuk suasana haloowen, desain museumnya jadi angker gitu.. zombie bertebaran dimana-mana.  Baru sampe ujung eskalator, gw udah ‘jiper’. hahahhaha… yah well daripada gw mimpi yang ga jelas nantinya, turun lagi ajalah… 😀 gw sempetin belanja beberapa pernak-pernik disini.  Butik Jim THomson juga ada, lagi diskon pula!.. tapi karena berharap bakal ke factory outlet salesnya nanti di Bangkok, jd gw tahan2 tuh niat belanja.

langsung turun setelah ketemu zombie x_x

Siang ini, kami memutuskan untuk mencari halal restauran.  Karena sebelumnya gw udah ngebatin ajah: masa iyah ga bisa nyobain tom yam halal?… Lokasi ini digambarkan dengan detailnya oleh Lynn di blognya.  Alhamdulillah ketemu dan tidak terlalu jauh.   nanti malam, kami akan makan disini lagi!.. Sempet juga beli manggo sticky rice, dan beberapa cemilan dried fruit yang terkenal itu… yummyyy semuanya…

The Alcazar Cabaret Show!

Nah ini dia ladyboy show spektakuler yang panggung, kostum dan koreografinya sangat apik, profesional dan keren. Semua pemainnya ladyboy; seksi, cantik dan lincah.  Mereka mulus2 banget, perawatannya pasti mahal tuh, wajar saja mereka minta tip setiap kali berfoto bareng.  Four thumbs up and definitely a must watch show in Pattaya! Worth it untuk harga 600 Baht!  Lokasi Alcazar show, deket banget sama hotel, di second road jadi tinggal jalan kaki ajah.  Show ini berlangsung selama 1 jam 10 menit pas!..

Tidak ada basa-basi dalam pertunjukkan ini. Kita sebagai penonton akan selalu dikejutkan oleh tirai yang silih berganti tertutup. Kemudian, saat tirai kembali terbuka akan berganti dengan latar 2 dan 3 dimensi yang indah, disertai oleh para penari yang mempertunjukkan tarian-tarian dengan tema berbeda.

Tembang Cindai yang dipopulerkan kembali Siti Nurhaliza, dengan atribut melayu dan background panggung rumah Gadang juga ditampilkan pada kabaret ini.  Sepertinya mereka tampil sesuai dengan pengunjungnya, kali ini pengunjung korea sangat banyak dan mendapatkan porsi tarian cukup lama.  Gangnam Style pun didendangkan..

sexy ladyboy

Jika punya uang dan nyali lebih, kursi VIP bisa jadi pilihan harganya 800 bhat.  Pemainnya turun panggung dan menggoda penonton dibagian depan.  Seorang penonton pria bahkan sampai merah padam mukanya ketika ditarik keatas panggung, kemudian ‘tenggelam’ dalam pelukan banci gendut!.. ketika turun panggung, entah grogi atau gemetar, sempat jatuh ditangga panggung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*