My first legacy: UNLOCK

Kisah ini terjadi sekitar 3-4 thn lalu. Saat itu, Kios Delima, online shop gw baru nambah 1 karyawan baru. Jadi timnya ada 5 orang. Baru berjalan sekitar 3 minggu, keributan terjadi.

Satu per satu karyawan lama mengeluh, curhat, bete, kesel. Berantem terus!
Gw perhatiin, anak baru ini memang bermasalah.. ditegur berkali-kali supaya dateng on time aja ga mempan. Sebulan itu dia ga dpt tunjangan transport krn terlambat terus. Sering ngobrol dgn suara kencang. Saat itu, kantor admin di lantai 2, gw dibawah. Dengan cueknya dia terus aja ngajak gosip walau tahu ada gw, di lantai bawah. Waktu evaluasi, gw tegur dia. Bahkan gw ancam kalau tidak bisa bersikap baik, dan on time terpaksa ga dilanjut. Dia menangis.

Sebulan berlalu, keluhan karyawan lain tak kunjung berkurang. Malah lebih sering ribut, krn beberapa kesalahan kerap terjadi. Tidak ada jalan lain. Gw memantapkan hati, menulis separagraf kalimat, mencari kata terbaik. Sampai berlatih menyampaikannya, bak mau pidato depan presiden.
Ini akan jadi pemecatan pertama. Semoga yg terakhir. Gw selalu berharap utk tdk pernah memecat, apa pun alasannya. Mungkin harapan yg salah, atau memang gw salah rekrut sejak awal.

Hari itu sabtu, akhir bulan, sembari menyodorkan amplop berisi gaji, gw sampaikan untuk memberhentikannya. Dia memohon dgn sangat, sampai hampir bersujud, turun dr kursinya. Duh sering bgt ntn drakor niy anak, batin gw. Gw tak bergeming, keputusan sudah bulat. Bahaya kalau karyawan lain yg malah minta resign. Ketika anak itu pasrah, menjabat tangan, keluar toko dgn masih terisak. Gw langsung balik badan, lari, masuk kamar mandi. Tak kuat. Gw menangis! Sakit hati!.. ternyata ini rasanya??

Kisah ini adalah kisah gw yg disusun dan kemudian disandingkan dengan materi entrepreneurship. Cerita seru yang harusnya dibagi kepada lebih banyak orang. Cerita gagal yang pada akhirnya membawa lebih banyak tawa. Menjadi lebih bijak dan semoga saja lebih tangguh. Juga kisah2 sahabat gw lainnya. Bagaimana keseruan kami, membangun usaha dari nol. Dalam buku: UNLOCK.

Pada hari buku sedunia, 23 april 2020, this is my first legacy. Special thanks to coach & sahabat yg namanya minta disamarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*